Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Friday, November 20, 2015

Ini Dia Ketua OSIS MTs. Wasilatul Huda Masa Bhakti 2015/2016

Bojonegoro_ Moh. Nuril Hukama' (VIIIa) baru saja terpilih menjadi ketua OSIS MTs. Wasilatul Huda Dukohkidul setelah berhasil mendapatkan dukungan terbanyak dalam proses pemilihan ketua yang dilaksanakan tadi pagi, Rabu (20/11/2015). Pemilihan tersebut diadakan secara langsung, bebas dan rahasia yang dilaksanakan di halaman MTs. Wasilatul Huda Dukohkidul.

Wasilatul Huda
Moh. Nuril Hukama'
 Amak (sapaan akrab Moh. Nuril Hukama') berhak menggantikan posisi Candika Angga Pratama, ketua OSIS sebelumnya, setelah mendapatkan dukungan sebanyak 149 suara, menyisihkan calon lainnya Rendika Rohali (VIIIa) yang mendapatkan 85 suara dan Ajeng Fajar Oktafiana (VIIIa) dengan 40 suara. Sedangkan suara tidak sah sebanyak 30 suara. osis lama chandika angga pratama.

Ketika ditanya oleh awak wasilatulhuda.blogspot.com tentang bagaimana pendapatnya terpilih menjadi ketua OSIS periode 2015/2016 ini, ia mengatakan bahwa sebenarnya ia tak menginginkan untuk menjadi ketua OSIS, tetapi karena teman-teman sudah memilih saya, yang bisa saya lakukan adalah berusaha untuk melakukan semua yang terbaik.

Wasilatul Huda

Yayasan Pondok Pesantren Wasilatul Huda


Saturday, November 7, 2015

Ini yang Sebenarnya Dubutuhkan oleh Para Murid

Yayasan Pondok Pesantren Wasilatul Huda"Mari bersama-sama sebagai guru, berusaha untuk memberi uswatun hasanah. Misalnya tentang kedisiplinan waktu." Kalimat itu disampaikan oleh Wakil Ketua Yayasan, Bapak Wijono Gutomo, S.Pd. dalam acara pembinaan rutin di Yayasan Pondok Pesantren Wasilatul Huda, Sabtu, 7 Nopember 2015.

Nasehat dan tutur kata yang bagus memang dibutuhkan oleh murid, tetapi sebenarnya yang lebih dibutuhkan oleh murid adalah uswatun hasanah. Pemberian contoh lebih efektif untuk mendidik murid untuk menjadi lebih baik. Mauidzoh tanpa uswah hanya akan menjadi kata-kata yang sia-sia. Sementara uswah tanpa mauidzoh sudah bisa memberikan efek yang baik terhadap murid.

Pak Yon (sapaan akrab Bapak Wijono Gutomo) juga menambahkan uswatun hasanah itu juga sangat penting agar kita bisa menjadi guru yang bisa digugu dan ditiru.
Sudahkan kita memberikan contoh yang baik?

Friday, October 23, 2015

Wasilatul Huda Gelar Donor Darah


Yayasan Pondok Pesantren Wasilatul Huda
 Wasilatul Huda- Wasilatul Huda menggelar kegiatan donor darah tepat pada tanggal 10 Muharram 1437, atau bertepatan dengan hari Jumat, tanggal 23 Oktober 2015. Donor darah itu sendiri dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan selama bulan Muharram ini.

Bertempat di kantor yayasan, kegiatan ini diikuti oleh puluhan orang yang terdiri dari guru dan siswa-siswi Wasilatul Huda. Setiap bulannya Bojonegoro membutuhkan kurang lebih 8.000 kantong darah, dan saat ini baru tersedia 5.000-an kantong darah.

Untuk itu, Wasilatul Huda juga ingin ikut berpartisipasi menyumbangkan darah demi kehidupan orang-orang yang membutuhkan nantinya. Bagi siswa-siswi mungkin ini adalah pengalaman pertama mereka yang sekaligus merupakan ajang pembelajaran bagi mereka untuk peduli terhadap sesama.


Thursday, October 22, 2015

Begini Cara Wasilatul Huda Menyambut Hari Santri Nasional

Yayasan Pondok Pesantren Wasilatul Huda
Wasilatul Huda- Sebanyak 900-an siswa-siswi Wasilatul Huda, mulai dari MI, MTs dan SMAI mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasional kali pertama pagi tadi. Seperti yang telah banyak diberitakan sebelumnya, Presiden telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Acara berlangsung sederhana namun terasa hikmad.  Pembacaan naskah sambutan Maarif Pusat, pemberian penghargaan, menyanyikan lagu Padamu Negeri, dan juga nadhaman imrithi secara bersama-sama.

Penghargaan kepada santri berprestasi diberikan kepada Nurul Nur Ma'rifah, santri dari kelas Takhassus SMAI Wasilatul Huda yang telah berhasil khatam menghafalkan nadhaman imrithi.

"Ini adalah momentum bagi warga pesantren secara keseluruhan untuk menunjukkan jati dirinya, memberikan sumbangsihnya kepada bangsa dan negara, serta memperkokoh benteng moral anak bangsa dalam menghadapi era global seperti ini," ujar Gus Fajri saat ditemui awak Pers Wasilatul Huda. "Selamat kepada semua santri di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Monday, October 19, 2015

Ini Foto-foto Acara Pengambilan Api Abadi #Grebek Berkah Jonegoroan

Beberapa hasil jepretan Acara Pengambilan Api Abadi Grebek Berkah Jonegoroan

Puluhan Prajurit berkumpul di Kahyangan. Ada apa?

Wasilatul Huda-Sebanyak 29 siswa-siswi dari SMAI Islam Wasilatul Huda ikut berpartisipasi dalam acara Pengambilan Api Abadi yang merupakan rangkaian acara Grebek Berkah Jonegoroan. Acara tersebut akan dihelat di Obyek Wisata kebanggan Kota Bojonegoro- Kahyangan Api-pada Senin, 19/10/2015.

Dari 29 siswa-siswi tersebut, 20 di antaranya akan menjadi Prajurit Pengawal Api, 1 pembawa songsong, 4 pembawa tumpeng, dan 4 pengawal Tumenggung.
Setelah proses pengambilan, Api Abadi akan dikirab menuju Pendapa Kabupaten Bojonegoro, untuk kemudian dilaksanakan kegitan inti Grebek Berkah Jonegoroan.

"Kecintaan terhadap Kota Bojonegoro menjadi dasar keikutsertaan SMAI Wasilatul Huda dalam perhelatan acara ini," ujar Bapak Ahmad Fathoni sebagai Kepala SMAI Wasilatul Huda. "Kami berharap anak-anak bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, dan tidak ada hambatan suatu apapun dalam pelaksanaannya nanti,"imbuhnya.

Saturday, October 17, 2015

Monitoring dan Evaluasi Guru

Setidaknya 5 orang guru PNS yang bertugas di Yayasan Pondok Pesantren Wasilatul Huda di supervisi oleh Ketua Bidang Pendidikan Formal, Bapak Khorul Anam, MA Sabtu, 17/10/2015 pagi tadi.

Supervisi tersebut meliputi kelengkapan perangkat pembalajaran masing-masing guru. Mulai dari RPE (Rencana Pekan Efektif), hingga remedi. Bapak Khoirul Anam yang juga menjabat sebagai kepala Madrasah Tsanawiyah Wasilatul Huda ini menuturkan bahwa tujuan diadakannya supervisi atau monitoring di internal yayasan ini tentu saja bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sini. Karena guru adalah komponen utama dalam menentukan berhasil tidaknya pendidikan ini.

Selanjutnya beliau menuturkan bahwa ke depan tidak hanya guru PNS saja yang disupervisi, melainkan juga guru yang sudah sertifikasi dan juga semua guru di lingkungan YPPWH.