Home » » Tahun Baru 2012

Tahun Baru 2012

Menjelang datangnya tahun baru masehi 2012, apa saja yang perlu kita lakukan? salah satunya adalah refleksi tentang perjalanan hidup kita selama tahun 2011. Mari kita introspeksi diri, di semua sisi kehidupan kita, apakah sudah berjalan dengan semestinya (sesuai ajaran agama) atau kah justru makin menyimpang dari jalan agama? Karena agama tak hanya mengatur kehidupan keagamaan manusia saja, melainkan berbagai bidang dalam kehidupan kita, baik dalam hubungannya dengan Allah, maupun dengan sesama manusia. Baik dalam hal ekonomi, politik, seni, budaya maupun dalam usaha-usaha kehidupan yang lain.

Hablun Mina al-Allah
Sudahkah kita menjadi hamba yang patut dicintai oleh Allah. Dimana kita melaksanakan perintahnya dengan sepenuh hati, dan meninggalkan larangannya dengan senang hati, ataukah kita selama ini beribadah hanya untuk menggugurkan kewajiban, agar tidak dikenai dosa. Atau bahkan kita sekarang justeru malah berani meninggalkan perintah-Nya dan berani melakukan perbuatan-perbuatan yang Dia larang.


Hablun Mina an-Nas
Kepada sesama manusia, sudahkah kita bergaul satu dengan yang lain sesuai dengan tuntunan agama? ataukah justeru kita menafikan segala sesuatu yang menyangkut kehidupan antar sesama manusia? Padahal jelas-jelas agama juga memberi perhatian lebih pada hubungan antar sesama. Pembaca pasti sudah banyak tahu tentang hadits-hadits yang menerangkan tentang hal tersebut.
Karena seperti yang kita tahu, banyak orang yang memilih melaksanakan ibadah haji berkali-kali dari pada dengan menyantuni anak yatim, atau membantu fakir miskin yang ada disekitarnya.
Sudahkah kita dengan mudahnya memaafkan kesalahan orang lain, dan sudahkah kita dengan besar hati meminta maaf apabila kita telah melakukan kesalahan pada orang lain.

Hablun Min al-Alam
Kepada alam sekitar, adakah upaya yang kita lakukan untuk melestarikan alam ini? atau kita justeru menghabiskan alam ini demi memenuhi nafsu keserakahan kita? Hendaknya kita tidak hanya sekedar mendengang-dengungkan slogan-slogan pelestarian alam, tanpa kita ikuti dengan tindakan nyata. Talk Only, No Action.

Ekonomi
Dalam hal ekonomi, mencari nafkah, masihkah kita memperhatikan rambu-rambu agama, atau kita malah terbiasa menerabas haluan itu. Masihkah kita peduli dengan halal dan haram, ataukah nafsu untuk mengungmpulkan harta kian membutakan nilai-nilai agama?
Yakinlah, rizki yang sedikit, tapi halal, akan lebih terasa dan membawa nikmat dari pada rizki yang banyak tapi haram. Tentunya kita semua tidak mau, menyusun tulang dan daging anak-anak kita dengan makanan haram bukan?

Dan masih banyak renungan lain yang perlu kita renungkan di ahir tahun ini, menjelang datangnya tahun baru nanti. Meski sebenarnya kita tidak perlu merayakannya, apalagi dengan berlebihan.

0 komentar:

Post a Comment