Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Tuesday, October 3, 2023

Merdeka Belajar (AI)

Merdeka Belajar
Artikel oleh AI (citchop) 

Menciptakan Pendidikan Yang Lebih Inklusif Dan Berdaya Saing Tinggi Hari kemerdekaan di Indonesia pada tahun 2021 ini menyiratkan memiliki arti yang lebih besar, karena kebijakan Merdeka Belajar yang baru saja dicanangkan pemerintah. Kebijakan tersebut bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi, agar generasi mendatang bisa bersaing di tingkat global. Merdeka belajar adalah kebijakan baru yang diumumkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 1 tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Permendikbud Nomor 44 tahun 2019 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Kebijakan ini memiliki beberapa program unggulan, seperti Pendidikan Berbasis Kompetensi (PBK), Sertifikasi Guru Penilik dan Pengawas Pendidikan, Satuan Pendidikan Kerjasama, dan Satuan Pendidikan Berkelas Dunia. PBK adalah salah satu program unggulan Merdeka Belajar yang bertujuan untuk menciptakan pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pendidikan berbasis kompetensi menjadikan siswa sebagai aktor utama dalam proses belajar-mengajar. Mereka akan dihadapkan pada tugas-tugas aktual yang menuntut keterampilan-keahlian pada bidang yang relevan dengan pasar kerja. Selain itu, Sertifikasi Guru Penilik dan Pengawas Pendidikan adalah program yang memberikan kesempatan bagi guru-guru untuk meningkatkan kompetensi profesional mereka. Melalui program ini, guru dapat memperoleh sertifikat profesi guru dan menjadi penilik pendidikan serta pengawas kepegawaian di lembaga pendidikan. Satuan Pendidikan Kerjasama adalah sebuah program yang mengajak antar lembaga pendidikan untuk melakukan kerjasama guna meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam program ini, lembaga pendidikan dapat saling berbagi pengalaman, sumber daya, dan tenaga pendidik yang berkualitas. Terakhir, Satuan Pendidikan Berkelas Dunia adalah program yang terkait dengan kerjasama antara lembaga pendidikan dengan institusi luar negeri sebagai partner untuk mengembangkan mutu pendidikan. Program ini diharapkan dapat mendongkrak kualitas pendidikan Indonesia di tingkat global. Semua program unggulan tersebut merupakan bukti nyata bahwa kebijakan Merdeka Belajar diharapkan dapat menciptakan pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi. Melalui program-program tersebut, siswa Indonesia diharapkan dapat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, guru-guru memiliki kompetensi profesional yang lebih baik, lembaga pendidikan lebih berkualitas, dan pendidikan Indonesia dapat bersaing di tingkat global. Dalam rangka mencapai visi tersebut, diperlukan dukungan dari seluruh komponen pendidikan, mulai dari siswa-siswi hingga guru-guru dan masyarakat luas. Sebab, pendidikan yang berkualitas harus dihasilkan dari dukungan semua pihak. Mari kita berusaha bersama untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik dan berdaya saing tinggi dengan Merdeka Belajar.

Monday, June 3, 2013

Kumpulan Puisi Anak MI Wasilatul Huda

menjadi idola bagi anak-anak. Terbukti ketika kelas IV diberi kesempatan untuk menulis puisi dengan thema bebas, kebanyakan dari mereka memilih thema ibu, tapi ada juga yang memilih thema lain, seperti ayah, buku, sekolah dan lain sebagainya. Ingin tau bagaimana anak mendeskripsikan perasaannya kepada ibu yang lainnya dalam bentuk puisi, silakan baca posting ini selengkapnya.

Bukuku
Karya : Rere Varia

Oh, bukuku
Kau telah menemaniku setiap sekolah
Karena itu aku suka buku
Dia yang memberi ilmu kepadaku
Karena itu aku suka buku
Dia telah menemaniku sepanjang hari
Oh, bukuku
Aku suka kepadamu
Karena kau telah memberiku ilmu
Yang sangat berguna untukku
Dia temanku selamanya
Aku suka kamu
Buku bagiku adalah sahabatku
Aku menyimpanmu setiap hari
Karena kamu adalah sahabatku

Ibuku
Karya : Ayu Dwi Anisa

Oh.. ibuku
Kau telah melahirkanku
Dan kau telah membimbingku hingga aku seperti ini
Aku akan selalu membantumu
Karena aku sangat sayang kepadamu
Dan aku tidak akan melupakanmu
Dan aku akan selalu bersamamu
Dan aku tidak bisa hidup tanpamu
Kaulah yang memberiku makan dan minum
Aku tidak akan pernah mengecewakanmu
Aku berjanji aku tidak akan membohongimu
Dan aku akan menuruti semuai kemauanmu

Ibu
Karya : Nur fatikhatul K
Oh… ibuku
Engkau telah melahirkanku
Dan kau merawatku dari kecil hingga besar
Betapa ku menyayangimu
Dan hutangku padamu begitu banyak
Yang engkau korbankan untukku
Oh… ibuku
Engkau begitu menyayangiku hingga sekarang dan aku ingin membahagiakanmu
Aku ingin membahagiakanmu
Juga keluarga kita
Aku sungguh menyayangimu sepenuh hatiku
Sampai matipun aku mnyayangimu selamanya

Ibuku
Karya : Roi Nazwan
Ibuku
Kau yang telah melahirkanku
Merawatku dari kecil hingga besar
Mengandungku selama sembilan bulan
Merawatku sepanjang masa
Oh… ibuku
Kau memberiku makan dari kecil hingga besar
Kau yang menyayangiku sepanjang masa
Semoga Allah memberikan berkah kepada ibuku
Ibuku yang membesarkanku
Semoga Allah meridhoi ibuku


Ayah
Karya : Sihabuddin
Egkau adalah yang mencari nafkah
Sepanjang masa
Sepanjang hari
Engkau tak pernah lelah untuk mewujudkan keluarga menjadi bahagia
Dan senang bergembira
Mengatur semua keadaan dan kebahagiaan
Oh.. ayahku
Kau yang bekerja tak pernah lelah
Yang menyayagi aku dan semua keluarga
Berbulan-bulan yang mencari uang
Untuk belanja ibu
Untuk kebutuhan keluarga sampai tua
Engkau yang nerindui
Dan kasih sayang sepanjang masa
Tak pernah lupa sama keluarga
Kasih sayangmu tak pernah putus
Sepanjang hari dan sepanjang masa

Ibuku
Karya : Teguh cahyono
Oh… ibuku
Kau telah mengandungku selama sembilan bulan
Kau yang membimbingku sampai besar
Oh.. ibuku
Jasamu luar biasa padaku
Walaupun hujan kau tetap menjagaku
Apa yang ku beri pada jasamu ini
Oh ibuku sayang
Walau aku sedih, engkau tetap sabar
Walau aku menangis kau tetap sabar
Tidaklah kau bersedih merawatku
Sampai besar
Kau yang telah melahirkanku di dunia ini
Oh ibuku tersayang

Ibu dan Ayah
Karya : Diyah Ayu Kartika Ningsih
Oh.. ibuku
Engkau talah mengadung selama sembilan bulan
Tiada merasa lelah dan letih
Kasih sayangmu untukku telah banyak
Bagaimana aku membalasnya
Oh.. ayahku
Engkau telah bekerja keras untukku dan ibu
Sedangkan aku telah banyak berhutang budi pada kalian
Oh.. ibu dan ayah
Aku sangat bangga sekali pada kalian
Maafkanlah dosa-dosa yang telah aku perbuat pada kalian
Sekaranglah waktunya aku membalas kebaikan kalian
Dan sekarang aku sudah mempunyai cita-cita
Semoga dengan restu kalian
Semoga aku bisa mewujudkan cita-citaku
Membahagiakan kalian

Kasih sayang Ibuku
Karya : Icha Arzhika
Oh, ibu
Sembilan bulan engkau mengandungku
Siang dan malam engkau mengasuhku
Engkau tiada letihnya merawatku
Dari kecil hingga dewasa
 Kasih sayangmu dan cinta kasihmu
Tak terbalas dengan apapun
Kecuali aku berbhakti kepadamu

Oh, Ibu
Aku tidak bisa mengasih apapun
Aku akan memberimu sebuah lagu yang berjudul Kasih Ibu
Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia


SAHABATKU -MIWH-

Sahabatku
Karya : Kholiful Syahrul Anam
Oh Sahabatku sudah menerangi jiwaku
Kamu sudah membuatku senang
Oh… sahabat
Kamu sudah berteman dengan ku
Membuatku berbahagia denganku
Bersenang-senang denganmu sahabtku
Siang, sore, malam akan memngingatmu sepanjang hidupku
Aku tak akan melupakanmu sahabatku
Oh.. sahabatku yang ku temani sepanjang hidupku
Kamu sudah berteman dengan ku
Sepanjang masa hidupku sahabtku




Amal Cahaya Surga
Karya : Bilal Nur mukhlis
Oh, Tuhan Engkaulah yang memberi jalan petunjuk untukku
Dan ilmu cahaya untukku
Dan rezeki untukku
Betapa sulitnya aku mengikuti jalan-jalan yang baik
Seperti Nabi Muhammad SAW
Memperluaskan agama Islam
Dan memperjuangkan ajaran-ajaran Allah
Tetapi aku selalu berdoa dan berjuang untuk masuk surga
Ilmu dan amalkulah yang akan menuntunku ke jalan surga

IBUKU
Oh.. Ibuku
Engkau sangat cantik bagiku
dan kau sudah mengandungku 9 bulan
kau membesarkanku
Aku sayang sekali padamu
Setiap hari kau mengantarku sekolah
dan kau sayang sekali padaku
Kau mengantarku tidur malamku
Sambil menceritakan sebuah cerita
Yang berjudul si Kelinci dan kerbau
Aku suka sekali

RIBUAN IKAN
Minggu sore yang indah
Air tenang ikan berlari
dengan tenang
Ribuan ikan hanyalah makanan bagi ikan-ikan
Bisakah aku mempunyai ekor sepertimu
Kaya putra duyung seperti kamu
Punyakah aku punya
Mahkota yang indah

Karya :
Moh. Ainus Syifa’ (Kelas III)
IBUKU
Oh.. Ibuku
Engkau sangat cantik bagiku
dan kau sudah mengandungku 9 bulan
kau membesarkanku
Aku sayang sekali padamu
Setiap hari kau mengantarku sekolah
dan kau sayang sekali padaku
Kau mengantarku tidur malamku
Sambil menceritakan sebuah cerita
Yang berjudul si Kelinci dan kerbau
Aku suka sekali

ALAM YANG INDAH
Oh.. alam
Engkaulah tempatku hidup
Ada gunung yang indah
Ada perumahan yang banyak
Aku kagum melihatmu
Engkau sangat besar
Dan engkau juga ada tanah, awan dan langit
Kalau hari sudah malam
ada ribuan bintang yang sangat kecil dan indah
Kalau tidak ada kau semua
Orang akan mati

Karya :
Moh. Nuril Hukama’ (Kelas III)
About these ads

PUISI TENTANG SEMUT
Oh… semut
Kau begitu kecil
Aku bisa melihatmu setiap hari
Lubangmu begitu kecil
Untuk tempat tinggalmu dan teman-temanmu
Warnamu hitam sekali, seperti tanah liat
Kamu senang bekerja sama dengan temanmu
Untuk mencari makan
dan untuk makan malam
Dan kamu bisa membawa telurmu yang sangat kecil dan putih
dengan temanmu
Karya :
Rendika Rohali (Kelas III)

KEKAYAAN INDONESIA
Indonesia sangat kaya
Betapa bangganya menjadi anak Indonesia
Malaysia sampai iri
Ada tiga pulau yang indah di Indonesia
Pulau seribu, Pulau Dewata dan pulau Jawa
Keindahan Jawa Timur sampai Jawa Barat
Ibu kotanya Jakarta
Dihiasi monas yang tinggi
Borobudur ada di Yogyakarta
Inilah alam dan kota Indonesia
Karya :
Yuan Nur Romansyah (Kelas III)

Oh … ibuku
Kau yang mengandungku sembilan bulan lamanya
Ibuku…
Kau sayang dan cinta kepadaku
Seperti matahari menyinari bumi
Ibu merawatku dari kecil sampai besar
Siang dan malam ibu menyusui
Tiada lelah dan letih
Cinta kasihnya tak terbalas emas permata
Karya:
Ayu Indah Prastika (Kelas III)

BURUNG-BURUNG YANG BERKICAU
Burung-burung yang indah
Burung-burung yang berkicau di desa-desa
Burung-burung yang punah diambil orang-orang itu
dan dijual ke pasar, ada juga yang dijual ke luar negeri
Ada yang lepas dari sarang
Karya:
Joko (Kelas III)

Tuesday, October 19, 2010

Guruku

Kau berjuang tanpa henti,
bagai mentari yang tak pernah bosan terbit dari timur.
demi untuk menyinari para muridmu
yang masih gelap akan ilmu
yang masih gelap akan pengetahuan

Guruku,
kami tau hidupmu tak sesejahtera murid-muridmu
Namun senyummu tetap abadi di wajahmu
karena hatimu yang penuh kasih sayang

Thursday, April 2, 2009

bendera lusuh

orang tua kita telah merajut
selembar kain sakral
agar kita bisa berlindung dari padanya
agar kita bisa bebas dari padanya
agar kita bisa tertawa dari padanya
namun kita tak sadar telah melemparkan kain itu
ke dalam comberan ego dan nafsu
meletakkannya dalam dinding keangkuhan dan keserakahan

orang tua kita merajut dengan benang nyawa
di bawah langit nan pekat
karya : atho'urrohman

Sunday, March 29, 2009

kumpulan puisi anak MTs Wasilatul Huda

Sahabat

Sahabat sejati adalah menemani di saat suka maupun duka

Tanpa seorang sahabat mustahil kita dapat menyelesaikan masalah

Kita dapat berbagi cerita, pengalaman, masalah pun curhat

Meski terkadang marah-marahan soal masalah sepele

Tapi kita sama-sama menyadari untuk baikan

Kita berbagi untuk sahabat

Kita bisa jika bersama

Dia membawa damai dan bahagiakan jiwa

Tuk semua manusia

Hanya sahabat sejatilah

Yang bisa memberi tanpan harus menerima

Takkan pernah sirna

Bagai karang di samudra kan abadi selamanya

Seperti itulah adanya sahabat

Makanya cintailah sahabat sejati

"Teman-teman, jangan pernah remehkan seorang sahabat"

Karya : Four Savage Girl

Kelas : IX B

Teman & Air Mata

Air mata adalah teman sejatiku

Yang selalu menemani hari-hariku

Tiada detik terlewatkan tanpa bersedih hati

Aku butuh teman untuk bicara

Mulut ini tak pernah terbuka

Walau untuk bicara dan bercanda

Terlebih tersenyum dan tawa

Air mata takkan pernah kering

Hatiku letih meratapi nasib ini

Sekujur tubuhku pun amat lelah

Dan tak berdaya

Aku butuh teman

Untuk berbagi lemonteanya hidup

Teman yang slalu menghiburku di saat aku bersedih

Mau ikut tertawa saat aku gembira

Siap mendengarkan semua keluh kesahku

Aku tidak minta kesempurnaan

Tepi berilah aku teman

Hanyalah seorang teman yang selalu ada

Di saat aku membutuhkannya

Karya : Suernaf

Kelas : VIII SMPN Ngasem

Malam yang sepi

Malam ini ku melamun sendiri

Oh, malam yang indah

Aku memandang bulan dan bintang

Aku selalu berharap

Bulan sapalah aku

Bintang hiburlah

Langit biru selimutilah aku

Dengan sejuknya embunmu

Bulan aku ingin menyentuhmu

Bintang aku ingin menggenggammu

Malam ini hatiku bimbang

Ada duka lara dan ada bahagia

Bulan aku ingin berbagi denganmu

Namun dengan sekejap awan menyelimutimu

Aku resah

Aku gelisah

Tiada lagi yang menemaniku

Dan mimpiku sampai di situ

Sekarang ku sapa

Selamat pagi mentari